Sebagaimana diketahui, Jakarta merupakan satu di antara kota termacet di dunia. Pasalnya, setiap harinya jumlah kendaraan terus bertambah. Terkait hal ini, Hyundai Motor Group memiliki inovasi untuk mengatasi kemacatan lalu lintas yang ada di Jakarta.
Yakni, Hyundai bertekad untuk membuatkan mobil terbang atau Urban Air Mobility. Hyong Jun Kim selaku AAM Business Planning and Execution Team Hyundai menjelaskan, mobil terbang ini rencananya bisa beroperasi di Jakarta pada 2028. VIDEO Viral 2 Wanita Digiring Telanjang & Diperkosa Ramai ramai di India, Anggota Keluarga Dibunuh
Gadis Tipu Ibunya Selama 5 Tahun, Mengaku Kuliah di Inggris, Kebohongannya Terbongkar oleh Netizen Kronologi Siswi SMP di Sumbawa Diperkosa Kakek dan Tetangganya Hingga Hamil 2 Bulan ISI Surat Bocah 14 Tahun Buang Bayi yang Dilahirkan di Kamar Mandi: Jangan Viralkan Masalah Ini
MIRIS Siswa SMA Diperkosa Bergilir Oleh 10 Orang, 5 Orang Pelaku Masih Anak di Bawah Umur Al Nassr Vs Inter Miami Batal? Cristiano Ronaldo Alami Cedera, Duel Lawan Lionel Messi Terancam Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4
Selain itu, untuk polusi udara juga tak perlu khawatir, sebab nantinya mobil terbang ini akan dibuat menjadi ramah lingkungan. Kim mengatakan mobil terbang nantinya akan bergerak menggunakan baterai. Selain itu katanya, pihaknya sudah merancang manufaktur, supaya biaya kendaraan bisa lebih murah dibanding kendaraan udara yang sudah hadir saat ini, contohnya helikopter.
"Kami telah merancang untuk manufakturabilitas, agar biaya berkurang dibandingkan dengan sistem pesawat saat ini," ungkapnya. Sebelumnya juga, Hyundai Motor Group dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah sepakat bekerja sama untuk menghadirkan mobil terbang dan menjadikan Smart City. Rencananya, mobil terbang tersebut akan uji coba pada 2024.
