300 UMKM dan Pebisnis Online Belajar Kiat Optimasi Whatsapp untuk Perluas Akses Pasar

300 UMKM dan Pebisnis Online Belajar Kiat Optimasi Whatsapp untuk Perluas Akses Pasar

Ajang kumpul komunitas pebisnis online dan UMKM kembali digelar. Kali ini mengupas kiat optimasi WhatsApp untuk menunjang bisnis dihadiri 300 peserta dari kalangan pebisnis online dan UMKM di Kota Solo, baru baru ini. Pelatihan ini menghadirkan 10 pembicara dari tim Meta Indonesia dan Everpro sebagai penyelenggara. Mereka terdiri dari Mifza Muzayan, Head of Industry Meta Indonesia; Rahganda, Client Solution Manager Meta Indonesia; Ancilla Marcelina, Creative Strategist Meta Indonesia dan Marvin Mulyadi, Client Partner Meta Indonesia. Sementara, pembicara dari tim Everpro adalah Azlan Indra (VP of Business Strategy & Operations Everpro) serta praktisi digital seperti Ari Putro Alun Bening (CEO PT Visualab Solusi Bisnis), Agus Mulyadi (Blogger, Penulis, dan Digital Storyteller), praktisi digital Reza Yazdi, pebisnis herbal online Ahmad Zakyi dan Benny Ho, founder Netpreneur.

Pelatihan ini mengusung tema "Content to conversion pro tips" di mana para partisipan mendapatkan panduan lengkap dan bantuan mengenai optimasi iklan digital ke WhatsApp (CTWA) dan WhatsApp API untuk akselerasi pertumbuhan bisnis mereka. Partisipan juga dapat mempelajari aspek kreatif iklan digital yang menghasilkan klik dan konversi, serta sharing best practice dari bisnis online yang sudah menghasilkan konversi >80 persen melalui metode iklan digital CTWA. Everpro sendiri merupakan sebuah platform penyedia solusi untuk para pebisnis online.

"Kegiatan WhatsApp Business Workshop ini merupakan acara fundamental atau pertama yang mengawali kerjasama Everpro dan Meta selanjutnya," ungkap Azlan Indra, VP of Business Strategy & Operations Everpro. Ramalan Zodiak Hari Ini, 10 Januari 2024: Gemini Sibuk, Sagitarius Jangan Overthinking Trending di X Sejumlah Pengguna IM3 dan 3 Mengeluh Tak Ada Sinyal, Ini Jawaban Indosat

Sinyal Indosat Hilang Trending di X, Kantor Indosat di Banyumanik Semarang Kebakaran 300 UMKM dan Pebisnis Online Belajar Kiat Optimasi Whatsapp untuk Perluas Akses Pasar Promo Alfamidi Hari Ini, 24 Januari 2024: Paket Data Indosat Turun, Jajan Diskon hingga 50 Persen

Kolaborasi Bank Mandiri dan OttoDigital untuk Perluas Akses Pembiayaan bagi UMKM Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Azlan menambahkan, di tahun 2024 mendatang, pihaknya bersama Meta sebagai strategic partner akan menyelenggarakan lebih banyak lagi kolaborasi mulai dari pengadaan produk atau layanan yang dapat mengakomodir kebutuhan para internet marketers (imers) atau pebisnis online dan juga berinvestasi untuk akademi digital marketing bagi para pengiklan digital (advertiser)".

Di workshop ini Everpro dan Meta juga mengumumkan Everpro Chat, hasil kolaborasi terbaru mereka yang akan rilis di 2024. Ini merupakan layanan penyedia WhatsApp API atau WhatsApp Official yang berfokus pada kebutuhan pebisnis online UMKM. Berdiri pada Februari 2022, Everpro saat ini telah bekerja sama dengan 8.000 reseller dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Sektor Ini Miliki Peran Strategi dalam Pertumbuhan Bisnis Industri Logistik

Sektor Ini Miliki Peran Strategi dalam Pertumbuhan Bisnis Industri Logistik

Tren belanja online yang sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat turut mendorong pertumbuhan industri logistik. Industri logistik saat ini mengandalkan mitra agen untuk membantu pertumbuhan bisnis. Penambahan mitra agen baru secara merata di seluruh wilayah Indonesia menjadi strategi industri logistik untuk mempermudah aksesibilitas layanan.

Head of National Point of Sales (NPOS) Lion Parcel Cipto Laksono menilai mitra agen memiliki peran penting dalam pertumbuhan bisnis pihaknya. "Pertumbuhan bisnis kami tidak terlepas dari peran penting para mitra agen. Bertumbuh bersama para mitra agen adalah salah satu misi sehingga kami memposisikan agen sebagai partner agar dapat saling memberi masukan untuk pertumbuhan bisnis bersama,” ujar Cipto melalui keterangan tertulis, Senin (4/12/2023). Pengembangan mitra agen, kata Cipto, terus dilakukan untuk mendukung produktivitas. Hingga kini, pendaftar mitra agen baru Lion Parcel mencapai lebih dari 8.000 setiap bulan. Pendaftar tidak hanya area Jabodetabek, namun juga berasal dari wilayah luar pulau Jawa seperti Medan, Palembang, Makassar, dan lainnya.

Cipto mengatakan pihaknya memberikan program program edukasi yang secara rutin dilakukan melalui training di empat aspek, yaitu operasional, entrepreneurship, sales dan marketing. Foto foto Korban Kecelakaan Maut di Bandung Barat, Ada Anak anak hingga Lansia, Begini Kondisinya Viral Karyawan Izin Sakit Biar Bisa Liburan, Syok Ketemu Bos di Pesawat yang Sama

Mudahnya Membuat Foto Jadi AI Disney Pakai Bing Image dan Canva, Edit Sesukamu di HP Panduan Cara Edit Foto Couple jadi Foto AI Disney Pixar Bisa Pakai Bing Image Creator, Lagi Trend Terjawab Sudah Alasan Mahfud MD Mundur dari Menkopolhukam, Adian Sindir yang Dikawal Paspampres Halaman 3

Jelajah Wisata Flores, Foto foto Tempat Wisata Unik dan Menarik di Maumere Sikka Sektor Ini Miliki Peran Strategi dalam Pertumbuhan Bisnis Industri Logistik Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4

Selain itu, Lion Parcel juga melakukan pendampingan sejak awal mitra agen mulai bergabung hingga berjalan apabila terdapat kendala dan hal yang dibutuhkan. "Program program yang kami hadirkan adalah realisasi dalam misi bertumbuh bersama mitra agen," tutur Cipto. Perusahaan logistik ini juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk diversifikasi layanan sehingga mitra agen mendapatkan lebih banyak penghasilan dari berbagai layanan.

Terbaru, Cipto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan perusahaan Payment Point Online Bank (PPOB) untuk menyediakan layanan pembayaran di seluruh mitra agen Lion Parcel. Mitra agen dapat melayani pelanggan yang membutuhkan layanan pembayaran seperti top up uang elektronik, pembayaran e commerce, dan lainnya. "Kami juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program baru yang sesuai dengan kebutuhan mitra," kata Cipto.

Sementara itu, mitra agen Lion Parcel, Husaini Basri, mengatakan dirinya menjadi mitra agen setelah melihat peluang bisnis di sektor ini. "Menurut saya, bisnis ini minim risiko, tidak seperti membuka rumah makan misalnya yang membutuhkan modal untuk bahan baku dan berpotensi basi apabila belum terjual atau tidak terpakai," ujar Husaini. Dirinya melihat kebutuhan jasa pengiriman terus ada seiring dengan banyaknya pebisnis online yang bermunculan.