Vokasi UI Gagas Rancangan Akses Pembiayaan Bagi UMKM

Vokasi UI Gagas Rancangan Akses Pembiayaan Bagi UMKM

Universitas Indonesia (UI) melalui Program Pendidikan Vokasi, menggagas rancangan model pemeringkatan UMKM dalam rangka memperoleh penjaminan dan kredit perbankan. Gagasan ini disampaikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Jakarta. Adapun narasumber yang hadir diantaranya perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga penjaminan serta pelaku UMKM.

Pemerataan pembiayaan UMKM dinilai penting mengingat UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian Indonesia. UMKM berkontribusi sebesar 61,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap tenaga kerja sebesar 97,2 persen. Tim Peneliti Vokasi UI, Dede Suryanto mengatakan hingga saat ini, akses pembiayaan UMKM masih belum merata yang disebabkan berbagai faktor, seperti kurangnya literasi keuangan dan pemahaman UMKM tentang produk pembiayaan, persyaratan kredit yang ketat dari perbankan dan rendahnya nilai agunan yang dimiliki UMKM. "Model aplikasi pemeringkatan UMKM dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan akses permodalan bagi UMKM dan dapat membantu lembaga penjaminan untuk menilai kelayakan penjaminan kredit UMKM secara lebih objektif dan transparan," kata Dede dalam keterangannya, Minggu (24/12/2023).

Benarkah IPK Gibran Hanya 2,3? Tudingan Dokter Tifa Gugur, Tanggapan Cawapres Nomor 2: Masa Sih? VIRAL IPK Gibran dari Luar Negeri Cuma Setara 2,3, Gibran: Itu Menurut Siapa? Apa Dia Tahu Nilainya? Jawaban Gibran Soal IPK 2,3 : Masa SIh

INI RESPON Gibran soal Nilai IPK nya dari Luar Negeri yang Hanya Setara 2,3 JIka Kuliah di Indonesia Gibran Tanggapi Soal Nilai IPK di Ijazah Disebut Setara 2.3, 'Itu Menurut Siapa Ya? Nggak Tahu Saya' Sosok Budi Kurniawan, yang Bongkar Nilai Ijazah Gibran di Twitter, Guru Ilmu Politik Tinggal di AS

Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Dalam FGD ini, dibahas mengenai berbagai faktor yang dapat digunakan dalam model aplikasi pemeringkatan kredit UMKM. Faktor faktor tersebut antara lain profil usaha UMKM, seperti jenis usaha, omzet, dan profitabilitas, kemampuan keuangan UMKM, seperti kondisi keuangan, arus kas, dan utang, kualitas manajemen UMKM, seperti pengalaman dan keterampilan pengelola usaha.

Selain faktor faktor tadi, model aplikasi pemeringkatan kredit UMKM juga mempertimbangkan faktor lain yang cukup penting yaitu aspek personality atau karakter pelaku UMKM yang diukur melalui tes psikomteri. Pakar penjaminan kredit Indonesia yang juga Ketua Bidang Penjaminan Risk Governance FIA UI, Diding S. Anwar menyebut model pemeringkatan ini memiliki parameter yang komprehensif sehingga diharapkan punya akurasi lebih sesuai dengan profil risiko UMKM. "Diharapkan aplikasi ini dapat mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan fasilitas penjaminan kredit baik yang bersifat cash loan maupun non cash loan," kata Diding.

300 UMKM dan Pebisnis Online Belajar Kiat Optimasi Whatsapp untuk Perluas Akses Pasar

300 UMKM dan Pebisnis Online Belajar Kiat Optimasi Whatsapp untuk Perluas Akses Pasar

Ajang kumpul komunitas pebisnis online dan UMKM kembali digelar. Kali ini mengupas kiat optimasi WhatsApp untuk menunjang bisnis dihadiri 300 peserta dari kalangan pebisnis online dan UMKM di Kota Solo, baru baru ini. Pelatihan ini menghadirkan 10 pembicara dari tim Meta Indonesia dan Everpro sebagai penyelenggara. Mereka terdiri dari Mifza Muzayan, Head of Industry Meta Indonesia; Rahganda, Client Solution Manager Meta Indonesia; Ancilla Marcelina, Creative Strategist Meta Indonesia dan Marvin Mulyadi, Client Partner Meta Indonesia. Sementara, pembicara dari tim Everpro adalah Azlan Indra (VP of Business Strategy & Operations Everpro) serta praktisi digital seperti Ari Putro Alun Bening (CEO PT Visualab Solusi Bisnis), Agus Mulyadi (Blogger, Penulis, dan Digital Storyteller), praktisi digital Reza Yazdi, pebisnis herbal online Ahmad Zakyi dan Benny Ho, founder Netpreneur.

Pelatihan ini mengusung tema "Content to conversion pro tips" di mana para partisipan mendapatkan panduan lengkap dan bantuan mengenai optimasi iklan digital ke WhatsApp (CTWA) dan WhatsApp API untuk akselerasi pertumbuhan bisnis mereka. Partisipan juga dapat mempelajari aspek kreatif iklan digital yang menghasilkan klik dan konversi, serta sharing best practice dari bisnis online yang sudah menghasilkan konversi >80 persen melalui metode iklan digital CTWA. Everpro sendiri merupakan sebuah platform penyedia solusi untuk para pebisnis online.

"Kegiatan WhatsApp Business Workshop ini merupakan acara fundamental atau pertama yang mengawali kerjasama Everpro dan Meta selanjutnya," ungkap Azlan Indra, VP of Business Strategy & Operations Everpro. Ramalan Zodiak Hari Ini, 10 Januari 2024: Gemini Sibuk, Sagitarius Jangan Overthinking Trending di X Sejumlah Pengguna IM3 dan 3 Mengeluh Tak Ada Sinyal, Ini Jawaban Indosat

Sinyal Indosat Hilang Trending di X, Kantor Indosat di Banyumanik Semarang Kebakaran 300 UMKM dan Pebisnis Online Belajar Kiat Optimasi Whatsapp untuk Perluas Akses Pasar Promo Alfamidi Hari Ini, 24 Januari 2024: Paket Data Indosat Turun, Jajan Diskon hingga 50 Persen

Kolaborasi Bank Mandiri dan OttoDigital untuk Perluas Akses Pembiayaan bagi UMKM Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Azlan menambahkan, di tahun 2024 mendatang, pihaknya bersama Meta sebagai strategic partner akan menyelenggarakan lebih banyak lagi kolaborasi mulai dari pengadaan produk atau layanan yang dapat mengakomodir kebutuhan para internet marketers (imers) atau pebisnis online dan juga berinvestasi untuk akademi digital marketing bagi para pengiklan digital (advertiser)".

Di workshop ini Everpro dan Meta juga mengumumkan Everpro Chat, hasil kolaborasi terbaru mereka yang akan rilis di 2024. Ini merupakan layanan penyedia WhatsApp API atau WhatsApp Official yang berfokus pada kebutuhan pebisnis online UMKM. Berdiri pada Februari 2022, Everpro saat ini telah bekerja sama dengan 8.000 reseller dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Turut Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pameran Franchise and License Expo Kembali Digelar di JCC

Turut Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pameran Franchise and License Expo Kembali Digelar di JCC

Turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, Panorama Media kembali menyelenggarakan Pameran Franchise & License Expo (FLEI) untuk kedua kalinya sepanjang tahun 2023. Acara bisnis terbesar ini diselenggarakan dengan tujuan memajukan perekonomian Indonesia dan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan berbagai peluang bisnis dan lisensi yang berpotensi. Pameran Franchise and License Expo Indonesia ini akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Assembly dan Merak Hall pada tanggal 13 15 Oktober 2023.

Seperti diketahui beberapa waktu ini pemerintah semakin giat mengambil langkah majukan perekonomian dalam negeri, salah satunya melakukan revisi Permendag 50 Tahun 2020 menjadi Permendag 31 Tahun 2023 yang mengatur kesetaraan dan keadilan bagi pelaku usaha di tanah air yakni dengan melarang media sosial berperan ganda sebagai e commerce. Langkah drastis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah akan perkembangan offline store UMKM dan para pengusaha sehingga menjadi angin segar karena peluang bisnis semakin terbuka lebar. Pada tahun politik 2024, Indonesia diprediksi memiliki prospek ekonomi yang cemerlang.

Vice Chairwoman Permanent Committee Franchising, Licensing & Network Marketing KADIN Indonesia, Levita G Supit, menyatakan bahwa pameran FLEI dapat menjadi peluang bisnis terbaik untuk masyarakat. 17 Pilpres 2024: Ganjar Tak Risau dengan Hasil Survei, Begini Elektabilitas Terbaru 3 Capres Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Capres 2024 di Jateng, Jatim, dan Jabar, Prabowo Gibran Unggul?

Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Elektabilitas Tertinggi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur Hasil Survei Elektabilitas Capres Cawapres Jelang Pemilu 2024, Prabowo Gibran Unggul di Jabar Jatim Terlanjur Kagum Pada Korban Carok 2 Lawan 4 di Madura, Sosok Asli Pendekar Jago Silat Buka Fakta Halaman all

SDI Rilis Hasil Survei Nasional Terbaru, Begini Elektabilitas Ketiga Paslon Pilpres Pilpres 17 Hari Lagi, Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini, Elektabilitas Anies, Prabowo, dan Ganjar? Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4

“Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan, dukungan pemerintah untuk pengembangan bisnis lokal, serta peningkatan daya beli masyarakat akan menciptakan lingkungan yang sangat mendukung bagi para pengusaha,” ujar Levita, Sabtu (7/10/2023). Tri Rahardjo selaku Ketua Umum PerhimpunanWaralaba Lisensi Indonesia (WALI) mengatakan dukungan pemerintah dalam melakukan berbagai kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri waralaba juga menjadi salah satu motivasi terbesar pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI). “Peningkatan investasi dalam bisnis waralaba, banyaknya pemain baru yang masuk dalam dunia franchise dan juga merek waralaba yang berhasil merencanakan ekspansi jaringan dengan membuka unit baru mencerminkan potensi besar yang dimiliki oleh industri waralaba dan menjadi indikator positif bagi ekonomi nasional,” imbuh Tri Rahardjo.

Tidak hanya dukungan dari pemerintah dan asosiasi, bahkan dari exhibitors pun ikut serta mendukung dan meramaikan pameran ini dengan berpartisipasi dalam mengisi acara seminar sebagai testimonial dan juga edukasi kepada para pengunjung mengenai dunia waralaba. “Sebagai salah satu exhibitor setia pameran FLEI, saya merasa pameran ini adalah suatu wadah dimana para pelaku usaha bisa saling memberikan ilmu dan juga mendapatkan ilmu,” kata Valentino Ivan, Founder & CEO Infiniti Group, yang juga akan mengambil bagian dalam mengisi acara talkshow di FLEI bersama beberapa artis ternama yang juga terjun dalam dunia waralaba. Pameran FLEI XXI merupakan kesempatan emas untuk mengeksplorasi potensi bisnis di Indonesia pada tahun 2024.

Pameran FLEI XXI akan dihadiri oleh lebih dari 200 brand dari berbagai sektor industri seperti makanan dan minuman, ritel, kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi.

Fokus pada Pembangunan Desa dan Pengembangan UMKM, BRI Berdayakan Lebih Dari 2800 Desa BRILiaN

Fokus pada Pembangunan Desa dan Pengembangan UMKM, BRI Berdayakan Lebih Dari 2800 Desa BRILiaN

Memberi makna Indonesia terus menjadi perhatian PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bagian dari masyarakat. Termasuk halnya pembangunan desa dan pengembangan UMKM. Tak hanya aspek infrastruktur, namun juga pemberdayaan sumber daya manusia juga perlu diperhatikan. Desa diberdayakan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga mampu bersaing dan berkontribusi lebih bagi masyarakat. BRI sejak tahun 2020 menggulirkan program Desa BRILiaN. Berbagai program pemberdayaan telah diterapkan dan terus dikembangkan. Saat ini program tersebut telah masuk di lebih dari 2.800 desa binaan BRI di seluruh Indonesia. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa pemberdayaan di Desa BRILiaN merupakan bentuk implementasi Environment Social and Governance (ESG) dalam aspek sosial. Selama 2023 ini, tujuan pemberdayaan yakni membangkitkan ketahanan dan kemandirian ekonomi desa di era new normal.

“Program ini merupakan program inkubasi desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s),” ujar Supari. Dalam pemberdayaannya, Desa BRILiaN mengembangkan 4 (empat) aspek yang terdapat dalam sebuah desa. Pertama , BUMDes sebagai motor ekonomi desa. Kedua , digitalisasi yang merupakan implementasi produk dan aktivitas digital di desa. Ketiga , sustainability yang mencerminkan desa tangguh serta secara berkesinambungan melakukan pembangunan. Keempat , innovation yaitu kreatif dalam menciptakan inovasi.

Sementara itu, untuk objek pemberdayaan adalah elemen elemen kunci di desa yang meliputi perangkat desa, pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, UMKM di desa, perwakilan kelompok usaha (klaster) dan pegiat Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades). Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Besok, Minggu 28 Januari 2024: Kesehatan, Cinta, Keuangan Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Wilayah DKI Jakarta Besok Minggu 28 Januari 2024

Ramalan Zodiak Minggu 28 Januari 2024: Keraguan Leo Berbuntut Panjang, Sagittarius Impulsif Viral Penyanyi Dangdut Banting Setir jadi TKI di Arab Saudi, Kini Justru Lebih Sukses Dari Pada Dulu Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Wilayah Makassar Besok Minggu 28 Januari 2024

Keturunan Bupati Purworejo RAA Tjokronegoro I Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Selain itu, BRI juga memperkuat ekosistem ekonomi desa dengan pengembangan pasar yang dihubungkan dengan platform Pasar.id dan Localoka. Tujuannya menghubungkan pedagang pasar dengan pembeli online .

Untuk pemberdayaan UMKM, dapat diakses melalui linkumkm.id yang memfasilitasi pelaku usaha tersebut naik kelas. Terdapat juga produk produk layanan BRI yang dapat dimanfaatkan oleh Desa dan BUMDes seperti Agen BRILink, Stroberi, QRIS dan produk lainnya. Pemberdayaan desa oleh BRI dilakukan sesuai dengan potensi ekonomi yang bisa dioptimalkan di daerah tersebut. Sebagai contoh, Desa Megulung Kidul yang terletak di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang bertransformasi menjadi desa agrowisata dengan mengusung konsep perpaduan panorama alam, pertanian kuliner dan UMKM. Para pengunjung di kawasan ini juga dapat menikmati fasilitas edukasi diantaranya budidaya anggur, pembuatan minyak kelapa, kerajinan batik tulis, perikanan, pembuatan kerupuk rambak bahkan budidaya ulat hongkong.

Supari berharap seluruh desa yang tergabung dalam program Desa BRILiaN bisa menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa desa lainnya. “Harapan kami berbagai program yang sangat bermanfaat ini bisa diikuti oleh seluruh elemen kunci pertumbuhan ekonomi yang ada di desa,” ucapnya.

Gubernur BI Optimistis Inflasi Juli di Bawah 3,5 Persen dan 3,3 Persen di Akhir 2023

Gubernur BI Optimistis Inflasi Juli di Bawah 3,5 Persen dan 3,3 Persen di Akhir 2023

Gubernur Bank Indonsia Perry Warjiyo optimistis laju inflasi bulan Juli 2023 ini bisa di bawah 3,5 persen dan menjadi 3,3 persen di akhir 2023. "Alhamdulillah bulan lalu ada (inflasi) 3,5 persen. Insha Allah bulan ini bisa di bawah 3,5 persen, insha Allah tahun ini 3,3 persen," ujarnya dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Bangga Berwisata di Indonesia, ditulis Minggu (16/7/2023). Perry membandingkan capaian pengendalian inflasi Indonesia dengan Amerika Serikat yang lajuinflasinya masih lebih dari 4 persen. Negara lain menurut dia, laju inflasinya masih 7 persen. "Kita harus bersyukur," tuturnya.

Dia menambahkan, cara jitu untuk mengendalikan inflasi adalah dengan membeli produk produk dalam negeri dan berwisata di Indonesia, termasuk di dalamnya membeli produk produk UMKM. Dia mengatakan, sektor usaha ini mampu menyerap 90 persen tenaga kerja dan berperan memajukan masyarakat termasuk kaum wanita dan milenial. "Beli buatan Indonesia buatan UMKM, ayo wisata Indonesia, ayo kendalikan harga untuk sejahtera," ajaknya.

Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar di Jawa Tengah, Arifki Chaniago Sebut Pengaruh Dukungan Jokowi Viral Stiker Prabowo Gibran di Beras Bulog, TKN Ungkap Kejanggalan, Sengaja untuk Jatuhkan Paslon 2? Sindiran Nyelekit Cak Imin Soal Beras Bulog Berstiker Paslon Lain: Namanya Tidak Punya Malu

Polemik Dukungan Jokowi ke Salah Satu Paslon, Disurati Bawaslu hingga Disorot Pengamat: Paling Jauh Elektabilitas Anies Prabowo Bersaing Ketat di DKI Jakarta, Ganjar Urutan Buncit Viral Bapak bapak Ini Berjanji Bakar Motor hingga Terjun dari Pohon Kelapa Terkait Hasil Pilpres

Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4