Pengemudi Toyota Fortuner berpelat dinas Polri yang arogan dengan mengadang pengemudi lain karena tak diberi jalan berhasil ditangkap Polda Metro Jaya. "Benar, sudah diamankan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Samian saat dihubungi wartawan, Rabu (18/10/2023). Samian belum memberi informasi soal identitas pengemudi tersebut termasuk merupakan anggota Polri atau bukan.
Dia hanya memastikan pelat nomor dinas Polri yang terpasang di mobil tersebut palsu. "Bukan plat dinas Polri," jelasnya. Keluarga Sandera Israel Puji Hamas, Sebut Lebih Baik Dibanding Kabinet Netanyahu
Keluarga Sandera Marah di Knesset, Tuduh Kabinet Tolak Usulan Hamas: Tahanan di Gaza Sedang Sekarat! Dapatkah Gencatan Senjata di Myanmar Tercapai? Israel Ingin Yahya Sinwar dan Deif Diusir dari Gaza dalam Perjanjian Gencatan Senjata Terbaru
Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Ali Khamenei Serukan Negara negara Islam Putuskan Hubungan dengan Israel, Tak Perlu Gencatan Senjata Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara
Elektabilitas Paslon Berubah Jelang Pencoblosan Menurut Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini Halaman all Diketahui, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pengemudi mobil Toyota Fortuner diduga berpelat dinas Polri mengancam pengendara lain dengan tongkat besi. Dari video yang diunggah akun Instagram @lowslow.indonesia disebutkan peristiwa itu terjadi lantaran mobil Fortuner itu tidak diberi jalan oleh pengendara lain meski sudah menyalakan lampu strobo.
Adapun disebutkan kejadian terjadi di sekitar Emporium Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (15/10/2023) sekitar pukul 03.00 WIB. "Forturner berstrobo bawa tongkat besi + plat polisi ancam pengendara mobil karena tak diberi jalur," tulis akun @lowslow.indonesia dikutip, Senin (16/10/2023). Dalam video terlihat Fortuner hitam tersebut menggunakan pelat dinas Polri 5727 00. Namun hingga kekinian belum dapat dipastikan keaslian daripada pelat tersebut.
Adapun berdasar kronologi yang diceritakan korban, peristiwa ini terjadi ketika yang bersangkutan hendak pulang ke rumahnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). "Terus di jalan gak ada apa apa tiba tiba ada mobil Fortuner pelat polisi nyalain strobo suruh ade gw berhenti kemungkinan gara gara gak dikasih jalan jalur tengah. Padahal jalan lebar. Pas di lampu merah, dia berhentiin ade gw trus keluarin tongkat besi," tulisnya. Dikonfirmasi, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jhoni Eka Putra menyebut pihaknya belum menerima laporan terkait hal tersebut.
"Belum ada laporannya," kata Jhoni kepada wartawan, Senin (16/10/2023). Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edy Purwanto mengklaim pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut. "Baru kami telusuri terkait hal tersebut," katanya.