Siskaeee Belum Pasti Hadir Meski Sudah Terima Surat Panggilan Polisi Terkait Kasus Film Porno

Siskaeee Belum Pasti Hadir Meski Sudah Terima Surat Panggilan Polisi Terkait Kasus Film Porno

Selebgram Siskaeee sudah menerima surat panggilan dari penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus film porno yang dibuat rumah produksi di Jakarta Selatan. Siskaeee diminta penyidik untuk hadir ke Polda Metro Jaya pada Jumat (19/1/2024) besok. "Sehubungan dengan adanya kabar atau informasi yang baru saja kami dapat dari klien kami Siskaeee bahwa tadi sudah menerima surat panggilan Kedua dari penyidik yang dijadwalkan untuk hadir besok hari jumat tanggal 19 Januari 2024," kata Pengacara Siskaeee, Topan Agung Ginting saat dihubungi, Kamis (18/1/2024).

Meski begitu, Topan belum bisa memastikan apakah kliennya akan hadir atau tidak dalam pemeriksaan besok. Dia hanya menegaskan Siskaeee tidak sama sekali mempunyai niat untuk menghalangi proses penyidikan yang ada. "Hadir atau tidak nya tergantung klien kami dan tanpa bermaksud menghalangi proses penyidikan dari pihak kepolisian," jelasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini, 10 Januari 2024: Gemini Sibuk, Sagitarius Jangan Overthinking Trending di X Sejumlah Pengguna IM3 dan 3 Mengeluh Tak Ada Sinyal, Ini Jawaban Indosat Sinyal Indosat Hilang Trending di X, Kantor Indosat di Banyumanik Semarang Kebakaran

Promo Alfamidi Hari Ini, 24 Januari 2024: Paket Data Indosat Turun, Jajan Diskon hingga 50 Persen Jadwal Bioskop Pati Hari Ini, Senin 1 Januari 2024 Harapan Terakhir PSCS Cilacap Raih Poin di Kandang Lawan Kalteng Putra

Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Diketahui, panggilan kedua untuk Siskaeee yang dijadwalkan pada Jumat (19/1/2024) di Polda Metro Jaya ini setelah pada panggilan pertama tersangka mangkir. Panggilan pertama awalnya dilakukan pada Senin (8/1/2024) lalu. Namun, saat itu Siskaeee mengonfirmasi dan meminta penundaan pemeriksaan ke Senin (15/1/2024).

Namun pada saat itu, Siskaeee kembali tidak hadir dalam panggilan tanpa alasan apapun kepada penyidik. Siskaeee wajib datang dalam pemanggilan yang keduanya ini. Jika tidak, maka kepolisian akan menjemput paksa Siskaeee atas kasus tersebut.

"Sudah jelas aturan mainnya, ketika nanti panggilan kedua tidak memenuhi panggilan penyidik, maka kita akan lakukan dan mengeluarkan surat membawa tersangka," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, Rabu (17/1/2024). Ade meminta agar Siskaeee kooperatif atas kasus yang menjeratnya tersebut dengan memberikan keterangannya dalam kapasitasnya sebagai tersangka. "Terkait dengan upaya paksa penangkapan yang kita lakukan apabila tersangka tidak kooperatif dalam memberikan keterangan terhadap penyidik terkait penanganan perkara a quo," jelasnya.

Di sisi lain, 10 pemeran lain yang juga ditetapkan sebagai tersangka sudah diperiksa. Namun, mereka semua tidak ada yang ditahan. Ade mengatakan sejauh ini penahanan terhadap para pemeran tersebut belum diperlukan.

"Sementara ini kita fokus dalam penyidikan penanganan perkara a quo. Untuk penahanan belum diperlukan selama proses penyidikan ini dilakukan," ungkapnya.

Ribuan Personel Polda Metro Jaya Disiagakan Khusus untuk Pengamanan Piala Dunia U-17 di Jakarta

Ribuan Personel Polda Metro Jaya Disiagakan Khusus untuk Pengamanan Piala Dunia U-17 di Jakarta

Polda Metro Jaya menggelar apel Operasi Aman Bacuya dalam rangka pengamanan Piala Dunia U 17 yang digelar di sejumlah wilayah termasuk DKI Jakarta, Kamis (9/11/2023). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan ribuan personel akan disiagakan khusus untuk pengamanan di Jakarta. "Polda Metro Jaya menggelar personel dimana seluruhnya berjumlah 2.348 yang dilibatkan dalam operasi ini," kata Trunoyudo kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suyudi Ario Seto dalam amanatnya mengatakan kegiatan Piala Dunia U 17 sangat penting untuk nama baik Indonesia. "Merupakan suatu kebanggaan sekaligus prestasi di mana Indonesia ditunjuk sebagai negara pertama di Asia Tenggara untuk menjadi tuan rumah FIFA World Cup tahun 2023. Untuk itu kita harus bangga karena jadi bagian dari sejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia," ucap Suyudi. Untuk itu, Suyudi meminta jajarannya untuk bisa secara maksimal dalam mengamankan rangkaian kegiatan tersebut hingga selesai dilaksanakan.

108 Tenaga Kesehatan Bakal Patroli ke TPS Tangerang Selatan saat Pemilu 2024 Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah Warga di Jalan Kelapa Pangkep Ludes Terbakar RAMALAN ASMARA Besok Sabtu 27 Januari 2024: Sagitarius Scorpio Menyesal, Gemini Sulit Baikan

Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 7 Halaman 110, Collecting Information: All About My House Kebiasaan Baik di Pagi Hari untuk Penderita Diabetes, Dapat Turunkan Lonjakan Gula Darah Bupati Ngada Andreas Paru Resmikan Gedung Baru Rumah Sakit RSUD Bajawa di Late

Groundbreaking Rumah Sakit CT Arsa Foundation di Kota Palu, Gubernur Sulteng: Simbol Harapan Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 "Dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut yang tentunya berskala internasional ini kita tidak ingin membuat kesalahan sekecil apapun. Oleh karana itu kita persiapkan semaksimal mungkin mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendaliannya," jelasnya.

"Kita jangan underestimate, jangan pernah menganggap biasa biasa saja. Waspadai terhadap segala ancaman sekecil apapun yang dapat mengganggu jalannya pertandingan," sambungnya. Lebih lanjut, Suyudi memerintahkan jajarannya untuk proaktif melihat segala potensi adanya gangguan keamanan dan segera melakukan langkah langkah pencegahan. "Untuk itu saya berharap kepada seluruh Kasatgas dan para perwira di lapangan agar mampu menentukan langkah yang lebih proaktif dan aplikatif serta dapat menentukan penanganan yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi setiap permasalahan yang ada," tukasnya.

Untuk informasi, Piala Dunia U 17 akan berlangsung di Indonesia pada 10 November sampai 2 Desember 2023. Adapun empat stadion yang akan digunakan yakni Jakarta International Stadium (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo) dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya). Garuda Muda yang tergabung dalam Grup A akan berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

Timnas Indonesia U 17 akan memulai perjalanannya dengan Ekuador dalam laga perdana, Jumat (10/11/2023) pukul 19.00 WIB. Total ada 24 negara yang akan berlaga di FIFA U 17 World Cup Indonesia 2023. 24 negara peserta, yakni Indonesia, Iran, Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan yang mewakili Asia (AFC), Burkina Faso, Mali, Maroko, Senegal (Afrika/CAF), Kanada, Meksiko, Panama Amerika Serikat (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia/CONCACAF), Argentina, Brazil, Ecuador, Venezuela (Amerika Selatan/CONMEBOL), Kaledonia Baru, Selandia Baru (Oceania/OFC), Inggris, Prancis, Jerman, Polandia, Spanyol (Eropa/UEFA).

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut pihaknya akan melakukan pengamanan dengan standar FIFA. Hal tersebut dikatakan saat menerima audiensi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/9/2023). "Terkait dengan penyelenggaraan kita sebagai tuan rumah FIFA dan tentunya kami Polri menyambut baik dan siap untuk melaksanakan kegiatan pengamanan," kata Sigit dalam konferensi pers.

Nantinya, Sigit mengatakan Polri akan mengamankan seluruh rangkaian ajang sepak bola dunia yang akan diikuti oleh 24 negara baik dari official hingga pemain. "Tentunya bagaimana mulai dari pengamanan terhdap kontingen FIFA itu sendiri dan tim terus bagaimana pada saat didalam perjalanan kemudian pada saat latihan, kemudian juga terkait dengan stadion yang akan digunakan dilaksanakan asesmen di sesuaikan dengan standar FIFA," ucap Sigit. Mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan pihaknya akan mengantisipasi segala kemungkinan kemungkinan yang terjadi yang bisa mengganggu jalannya rangkaian kegiatan.

"Prinsipnya Polri mendukung pelaksanaan U 17 agar betul betul bisa berjalan aman, lancar, sukses serta membawa nama bangsa Indonesia, membawa harum nama bangsa Indonesia," tuturnya. Total, akan sebanyak 13.251 personel akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya ajang olahraga tersebut. "Jumlah pengamanan melibatkan 13.251 personel terdiri atas 415 personel dari Mabes Polri dan 12.836 personel dari empat Polda," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Selasa (7/11/2023).

Nantinya, kata Ramadhan, akan ada empat Polda yang melakukan pengamanan sesuai dengan lokasi digelarnya pertandingan yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Timur dan Polda Jawa Tengah. "Gelar pasukan secara serentak di 4 polda tersebut pada tanggal 9 November 2023 namun dipusatkan untuk apel gelar pasukannya di Surabaya," terangnya.

Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara

Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara

Pengemudi Toyota Fortuner berpelat dinas Polri yang arogan dengan mengadang pengemudi lain karena tak diberi jalan berhasil ditangkap Polda Metro Jaya. "Benar, sudah diamankan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Samian saat dihubungi wartawan, Rabu (18/10/2023). Samian belum memberi informasi soal identitas pengemudi tersebut termasuk merupakan anggota Polri atau bukan.

Dia hanya memastikan pelat nomor dinas Polri yang terpasang di mobil tersebut palsu. "Bukan plat dinas Polri," jelasnya. Keluarga Sandera Israel Puji Hamas, Sebut Lebih Baik Dibanding Kabinet Netanyahu

Keluarga Sandera Marah di Knesset, Tuduh Kabinet Tolak Usulan Hamas: Tahanan di Gaza Sedang Sekarat! Dapatkah Gencatan Senjata di Myanmar Tercapai? Israel Ingin Yahya Sinwar dan Deif Diusir dari Gaza dalam Perjanjian Gencatan Senjata Terbaru

Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Ali Khamenei Serukan Negara negara Islam Putuskan Hubungan dengan Israel, Tak Perlu Gencatan Senjata Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara

Elektabilitas Paslon Berubah Jelang Pencoblosan Menurut Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini Halaman all Diketahui, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pengemudi mobil Toyota Fortuner diduga berpelat dinas Polri mengancam pengendara lain dengan tongkat besi. Dari video yang diunggah akun Instagram @lowslow.indonesia disebutkan peristiwa itu terjadi lantaran mobil Fortuner itu tidak diberi jalan oleh pengendara lain meski sudah menyalakan lampu strobo.

Adapun disebutkan kejadian terjadi di sekitar Emporium Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (15/10/2023) sekitar pukul 03.00 WIB. "Forturner berstrobo bawa tongkat besi + plat polisi ancam pengendara mobil karena tak diberi jalur," tulis akun @lowslow.indonesia dikutip, Senin (16/10/2023). Dalam video terlihat Fortuner hitam tersebut menggunakan pelat dinas Polri 5727 00. Namun hingga kekinian belum dapat dipastikan keaslian daripada pelat tersebut.

Adapun berdasar kronologi yang diceritakan korban, peristiwa ini terjadi ketika yang bersangkutan hendak pulang ke rumahnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). "Terus di jalan gak ada apa apa tiba tiba ada mobil Fortuner pelat polisi nyalain strobo suruh ade gw berhenti kemungkinan gara gara gak dikasih jalan jalur tengah. Padahal jalan lebar. Pas di lampu merah, dia berhentiin ade gw trus keluarin tongkat besi," tulisnya. Dikonfirmasi, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jhoni Eka Putra menyebut pihaknya belum menerima laporan terkait hal tersebut.

"Belum ada laporannya," kata Jhoni kepada wartawan, Senin (16/10/2023). Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edy Purwanto mengklaim pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut. "Baru kami telusuri terkait hal tersebut," katanya.