Pengemudi Fortuner yang Viral Tabrak Pengendara Motor Terbukti Mengantuk, Hasil Tes Urine Negatif

Pengemudi Fortuner yang Viral Tabrak Pengendara Motor Terbukti Mengantuk, Hasil Tes Urine Negatif

– Pengemudi Toyota Fortuner yang viral karena menabrak pengendara motor di Jalan Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (23/10/2023) lalu, ternyata dalam kondisi mengantuk. Diberitakan sebelumnya, seorang wanita ditabrak sebuah mobil saat sedang asyik berfoto, viral di media sosial. Dalam video yang diunggah di akun media sosial @kembangan.info , Selasa (24/10/2023), memperlihatkan seorang pengendara motor Honda Vario B 3390 UEA memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.

Setelahnya, seorang wanita duduk di motor tersebut dan dipotret oleh lelaki yang memboncengnya. Saat tengah asyik berfoto,sebuah mobil Toyota Fortuner berpelat B 2601 UBQ melaju cukup kencang dan menabrak motor yang terparkir di pinggir jalan tersebut. Alhasil, wanita tersebut terpental akibat ditabrak mobil Fortuner tersebut.

Diketahui, pengendara Fortuner bernama Kevin Steven Salim (28), sedangkan korban yang ditabrak bernama Nazalla Alfiyani (18). Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar di Jawa Tengah, Arifki Chaniago Sebut Pengaruh Dukungan Jokowi Viral Stiker Prabowo Gibran di Beras Bulog, TKN Ungkap Kejanggalan, Sengaja untuk Jatuhkan Paslon 2?

Pengemudi Fortuner yang Viral Tabrak Pengendara Motor Terbukti Mengantuk, Hasil Tes Urine Negatif Sindiran Nyelekit Cak Imin Soal Beras Bulog Berstiker Paslon Lain: Namanya Tidak Punya Malu Max Allegri Dipaksa Lakukan Perombakan Juventus Lawan Empoli, Federico Chiesa Fokus ke Inter Milan Halaman all

Polemik Dukungan Jokowi ke Salah Satu Paslon, Disurati Bawaslu hingga Disorot Pengamat: Paling Jauh Elektabilitas Anies Prabowo Bersaing Ketat di DKI Jakarta, Ganjar Urutan Buncit Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4

Akibat kejadian tersebut, Nazalla mengalami luka berat di bagian kepala, perut, dan tangan hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah Puri. Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Mokhamad Sigit Purwanto, saat dihubungi mengatakan Steven mengalami kelelahan setelah seharian berkendara. Bahkan, mobil Steven hilang kendali 50 meter sebelum menabrak motor.

"Steven ini mulai dari pagi sampai malam mengemudikan kendaraan. Kemudian pada saat malam ada undangan makan ke bersama temannya," kata Sigit, Selasa (23/10/2023), dikutip dari "Saat di TKP jelang 100 meter masih keadaan bisa lihat. 50 meter kemudian dia hilang kendali akhirnya menabrak motor," sambungnya. Serangkaian penyidikan hingga mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di sekitar lokasi telah dilakukan.

Hasilnya, Seteven tidak sedang diperngaruhi minuman beralkohol atau obat obatan terlarang. Steven terbukti mengendarai mobil dalam keadaan mengantuk. Bahkan, polisi juga telah melakukan pengecekan urine kepada tersangka dan hasilnya negatif.

"Hasilnya urine negatif narkoba, keterangan pengemudi Fortuner mengaku dirinya mengantuk saat kejadian hingga mengakibatkan terjadinya laka lantas," kata Sigit, Rabu (25/10/2023), dikutip dari Lebih lanjut, Sigit mengatakan pihaknya juga telah menetapkan status Steven menjadi tersangka. Atas perbuatannya, Steven disangkakan pasal 310 ayat 1, ayat 3 Jo Pasal 283 Jo 229 ayat 4 UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Hari ini (kemarin) kami naikkan status yang awal mula dari saksi kami naikkan status menjadi tersangka setelah kami lakukan gelar perkara di Polres Metro Jakarta Barat," ujarnya.

Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara

Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara

Pengemudi Toyota Fortuner berpelat dinas Polri yang arogan dengan mengadang pengemudi lain karena tak diberi jalan berhasil ditangkap Polda Metro Jaya. "Benar, sudah diamankan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Samian saat dihubungi wartawan, Rabu (18/10/2023). Samian belum memberi informasi soal identitas pengemudi tersebut termasuk merupakan anggota Polri atau bukan.

Dia hanya memastikan pelat nomor dinas Polri yang terpasang di mobil tersebut palsu. "Bukan plat dinas Polri," jelasnya. Keluarga Sandera Israel Puji Hamas, Sebut Lebih Baik Dibanding Kabinet Netanyahu

Keluarga Sandera Marah di Knesset, Tuduh Kabinet Tolak Usulan Hamas: Tahanan di Gaza Sedang Sekarat! Dapatkah Gencatan Senjata di Myanmar Tercapai? Israel Ingin Yahya Sinwar dan Deif Diusir dari Gaza dalam Perjanjian Gencatan Senjata Terbaru

Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Ali Khamenei Serukan Negara negara Islam Putuskan Hubungan dengan Israel, Tak Perlu Gencatan Senjata Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Fortuner Berpelat Dinas Polri yang Arogan di Jakarta Utara

Elektabilitas Paslon Berubah Jelang Pencoblosan Menurut Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini Halaman all Diketahui, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pengemudi mobil Toyota Fortuner diduga berpelat dinas Polri mengancam pengendara lain dengan tongkat besi. Dari video yang diunggah akun Instagram @lowslow.indonesia disebutkan peristiwa itu terjadi lantaran mobil Fortuner itu tidak diberi jalan oleh pengendara lain meski sudah menyalakan lampu strobo.

Adapun disebutkan kejadian terjadi di sekitar Emporium Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (15/10/2023) sekitar pukul 03.00 WIB. "Forturner berstrobo bawa tongkat besi + plat polisi ancam pengendara mobil karena tak diberi jalur," tulis akun @lowslow.indonesia dikutip, Senin (16/10/2023). Dalam video terlihat Fortuner hitam tersebut menggunakan pelat dinas Polri 5727 00. Namun hingga kekinian belum dapat dipastikan keaslian daripada pelat tersebut.

Adapun berdasar kronologi yang diceritakan korban, peristiwa ini terjadi ketika yang bersangkutan hendak pulang ke rumahnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). "Terus di jalan gak ada apa apa tiba tiba ada mobil Fortuner pelat polisi nyalain strobo suruh ade gw berhenti kemungkinan gara gara gak dikasih jalan jalur tengah. Padahal jalan lebar. Pas di lampu merah, dia berhentiin ade gw trus keluarin tongkat besi," tulisnya. Dikonfirmasi, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jhoni Eka Putra menyebut pihaknya belum menerima laporan terkait hal tersebut.

"Belum ada laporannya," kata Jhoni kepada wartawan, Senin (16/10/2023). Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edy Purwanto mengklaim pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut. "Baru kami telusuri terkait hal tersebut," katanya.